Thursday, August 22, 2013

Keripik. Si Renyah yang Sehat!



Call me late or anything you would like to call me. Tapi aku benar-benar lagi keranjingan sama yang namanya keripik! Yeah yeah, I know. Tren keripik emang udah lewat beberapa tahun yang lalu. Tapi mau gimana lagi dong? Aku baru nyangkutnya sekarang-sekarang ini sih sama keripik!

Aku baca di Wikipedia nih, ada 2 jenis penggorengan keripik. Ada yang digoreng manual kayak biasa, ada juga yang dibuat pakai penggorengan vakum. Keripik yang digoreng manual pakai kuali/wajan itu biasanya yang kayak keripik kentang, keripik bayam, keripik belut, keripik jagung. Sementara yang pakai goreng vakum sih yang aku tahu yang kayak keripik apel, keripik bawang, dan keripik nangka.

Bahan dasar keripik kan macam-macam ya. Ada yang dari umbi-umbian, buah-buahan, atau sayur-sayuran. Yang pasti, semuanya diiris tipis dan digoreng sampai garing! Buat menambah rasanya, biasanya ada yang suka nambahin bumbu atau rempah-rempah di adonan tepungnya. Makanya nggak heran kalau ada keripik yang rasanya asin, manis, pedas, asam, gurih!

Nah, bahan dasarnya ini yang bikin keripik jadi cemilan yang lebih sehat dibandingin cemilan lainnya. Misalnya aja keripik tempe. Kalau dibikinnya dari tempe berkualitas tinggi, pastinya bakalan lebih sehat dari cemilan lainnya. Soalnya tempe kan mengandung kedelai. Kan kita sudah sama-sama tahu kalau kedelai itu punya banyak manfaat yang berguna banget buat kesehatan. Kayak misalnya, mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh.



Sama juga kayak keripik apel. Dibikinnya kan dari irisan tipis buah apel, dan dipanggang sampai garing. Cemilan keripik apel ini tentu menyimpan kandungan dari buah apel yang kaya serat dan vitamin C.

Jadi, sekarang udah ada alasan dong buat milih keripik daripada cemilan lainnya? Soalnya emang udah ketahuan lebih sehat daripada cemilan lainnya! Sekarang aku mau share nih. Aku lagi ketagihan banget keripik apel manalagi yang dijual oleh sebuah toko online di Malang, Jawa Timur. Tapi namanya juga toko online, kalian bisa dengan gampang order dagangan mereka.
 

Apa enaknya keripik apel manalagi ini? Selain kerenyahan luar biasanya, rasa apelnya tuh masih berasa banget. Antara asem sama manisnya benar-benar nge-blend di mulut! Sebelum aku ketagihan keripik apel manalagi, aku juga udah nyobain keripik lainnya yang dijual toko online ini, keripik tempe sama keripik nangka.



Tapi ya, ada satu dagangannya yang bikin aku penasaran banget. Keripik wortel! Kayak apa ya rasanya keripik wortel? Pengen nyobain ah nanti kalo keripik apelnya udah abis! :D

Tuesday, August 20, 2013

Fakta Menarik Seputar Batik



Masih nggak tahu soal batik? Awas, bisa-bisa dibilang nggak nasionalis nanti sama orang-orang di Twitter! Hahaha! Motif tradisional yang satu ini emang bisa dibilang udah mendunia sih. Apalagi dengan digalakkannya pemakaian batik, dan sejak ada kasus bahwa batik mau diklaim oleh negara tetangga. Mulai deh tuh orang-orang ramai-ramai ngebelain batik.



Dibalik pamornya yang udah mulai masuk industri internasional, aku baru tahu kalau ternyata ada beberapa fakta menarik seputar batik. Nah, aku pengen bagi beberapa fakta menarik soal batik di sini. Siapa tahu aja kalian juga baru tahu kan? Hehehe.

1.      Ada yang tahu nggak sejarah nama batik dari mana? Ternyata, kata “batik” itu berasal dari gabungan dua bahasa Jawa, yaitu “amba”, yang artinya “menulis”, sama “titik”, yang artinya, ya “titik”.



2.      Batik adalah kerajinan yang punya nilai seni tinggi dan sudah jadi bagian dari budaya Indonesia sejak dulu. Perempuan Jawa di jaman dulu itu malah menjadikan keterampilan mereka membatik sebagai mata pencaharian. Nggak heran kalau dulu membatik adalah pekerjaan eksklusif bagi perempuan. Sampai akhirnya ditemukan “batik cap”, yang memungkinkan pria untuk ikut membatik.

3.      Sehelai kain batik tulis yang ukurannya 2,5 meter, rata-rata membutuhkan waktu hingga 3 bulan untuk menyelesaikannya. Makin unik motif dan warnanya, jelas makin punya nilai tinggi.

4.      Dari mana batik memperoleh warnanya? Warna-warna itu diciptakan dari bahan-bahan alami seperti kayu tingi, secang, mahoni, jambal, tegeran, atau jelawe.

5.      Teknik batik hanya bisa diterapkan secara maksimal di atas bahan yang terbuat dari serat alami, seperti katun, sutra, dan wol. Kalau memaksa menggunakan teknik ini untuk kain berbahan serat buatan kayak polyester, hasilnya pasti nggak maksimal.

Gimana? Seru juga kan ternyata fakta-fakta tersembunyi seputar batik? Jangan ragu deh untuk ikut melestarikan budaya yang satu ini. Karena sudah diakui juga oleh dunia, bahwa batik itu keren dan punya nilai seni yang tinggi!

Batik tidak hanya bisa digunakan dalam bentuk pakaian saja seperti kemeja lho. Udah banyak pengrajin yang berkreasi menggunakan batik untuk produk lain, kayak tas misalnya. Gimana kalau bosan dengan motif batik tradisional yang gitu-gitu aja? Coba deh pakai batik dari daerah selain Jawa Tengah. Misalnya, coba pakai batik tulis Madura, yang lebih berani memadupadankan warna. 



Selain kemeja biasa, buat cowok-cowok yang masih ragu buat pakai batik nih, ada pilihan lain juga lho. Misalnya baju koko yangpunya motif batik. Ada kok yang jual batik kayak gini. Dan kayaknya pas banget ya buat dipakai saat lebaran.



Nah, gitu deh kira-kira beberapa hal menarik yang berhasil aku rangkum tentang kain khas negeri kita ini. Semakin aku kenal, semakin sayang aku sama batik. Kalau kalian punya fakta menarik lainnya tentang batik, yuk, di-share juga.